RSS

Tragedi Berdarah

Berapa bulan kah blog ini tidak di apdet sama sekali? Mari tanya pada Galileo. (Om Galileo udah di alam lain ooii...) Oke sekarang waktunya mengapdet. Tapi gue bingung mau cerita apa, teralalu banyak hal-hal yang bisa di ceritakan. Oke deh, dari pada bingung gue kali ini mau cerita tentang 17 Agustusan.
Lo semua pasti pernah donk ikutan lomba 17 Agustus-an? Yang ga pernah ikutan berarti bukan anak Indonesia, entah anak apa, anak emak bapaknya kali, anak tetangga, anak Jin bisa jadi. Ga penting lah yah anak siapa, pokonya pasti pernah kan ikutan 17 Agustusan-an? Nah ini waktu gue jaman SD, tiap tahun pasti ikutan ga pernah absen, selalu ikutan. Gue lebih seneng lomba makan kerupuk, kerupuknya enak gede lagi, lumayan cemilan buat gue. Gue lupa tepatnya Indonesia ulang tahun kemerdekan yang keberapa waktu itu, yang gue inget waktu itu gue kelas 5 SD. Ini kejadian tragis sepanjang sejarah gue ikut 17 Agustus-an.
Waktu itu gue ikut semua lomba, mulai balap karung, gigit sendok trus diatasnya di kasih kelereng, masukin paku dalam botol, bakiak, makan kerupuk, masukin benang ke jarum, lomba mindahin belut dan menggambar. Ada satu yang pasti ga gue ikutin, lomba karaoke, suara gue fals kemana-mana yah, secara kasian yang denger malah tutup kuping.
Acara lomba itu diadain pagi hari sampe sore, lomba yang membutuhkan energi dia adain pagi hari sampe siang. Siang itu untuk lomba makan kerupuk. Peserta yang ikut ada 10 orang, termasuk gue. Pertunjukan dimulai, musuh-musuh gue pelan-pelan gue singkirkan. "Menyingkir kau musuh-musuhkuuuu!!!!!!" gaya ala super hero di komik-komik dengan background petir, lebay ah ceritanya. OKe back to story, jadi sekarnag udah final udah ada temen gue 2 orang kali ini menentukan juara 1 2 dan 3. Gue masuk final meeeennn, masuk finaaaalll ga nyangka banget gue (lambai tangan ala miss universe sambil mewek). Ga penting dah. Nah disini kejadian tragis itu. Lomba uda di mulai, gue asik gigitin kerupuk yang di gantung di tali, melambai lambai ditiup angin, jadi agak susah juga buat di gigitnya. Gue terus berusaha, temen-temen udah sorak sorai mendukung dari pinggir arena.  Wow begini kah euforia sang juara kalo sedang bertanding di final? Gue kagum, gue bangga, gue seneng, baru kali ini gue ngerasain euforia itu. (Backgroun bunga-bunga). Gue lupa ama kerupuk, karena takjub dengan suasana waktu itu. Gue diem. Sampe ada yang bilang ke gue "Woooii kerupuknya wooooiii melempem entar ga lo gigit!!!!" Seketika gue sadar dan mulai makan kerupuknya lagi. Dan pada saat gigitan terakhir gue tarik sekuat tenaga gue, gue terlalu bersemangat. "Yak saudara-saudara, saudari Peppy yang disebelah kanan kita ini mampu menghabiskan kerupuknya terlebih dahulu dan dia adalah juara pertama" Itu gue, ya Tuhan itu nama gue disebut sama komentator, gue menang. Ini kah rasanya menjadi juara? Tapi tunggu dulu? Kenapa ini mulut gue asin-asin kaya lagi ngemutin besi? Gue ngeludah dan ups mulut gue berdarah. OMG ini pasti kena benang waktu narik gigitan terakhir tadi. Emaaaaaaakkk!!! Gue nangis. Untung panitia dengan sigap bantu gue yang berdarah-darah mulutnya. Jadi gue udah kaya orang kena tembak perutnya terus ngeluarin darah dari mulut persis kaya di pilem-pilem action gitu deh. Kakak panitia langsung kasih gue air buat kumur. "Penonton sekalian sang juara kita mengalami cidera di mulutnya, tapi dia adalah sang juara" nangis gue berhenti seketika tau komentator bilang gitu. Temen-temen yang tadinya liatin gue ber hiii haaaa hiiii ngeliat gue uda berdarah, terus ketawa liat tingkah gue yang tiba-tiba ga nangis lagi, gue juga ikut ketawa.
Jadi kesimpulannya, jangan terbawa suasana terus jadi sombong, Tuhan itu ga tidur. Jadi di dunia ini berlaku hukum sebab akibat atau lebih di kenal dengan karma. So, jangan pernah jadi sombong dan jadilah manusia renda hati. :D

4 komen:

ceritaxelopan mengatakan...

cerita dan pesan yang gak nyambung

ceritaxelopan mengatakan...

cerita dan pesan yang gak nyambung

Peppy mengatakan...

hohoho oke sip kan memang di bikin ga nyambung wkwkwkwkw

emir mengatakan...

Ckckckck..haahhaha

Posting Komentar